SOSIALISASI PSIKOLOGI PEGAWAI
Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Gelar Sosialisasi Psikologi Pegawai untuk Perkuat Kinerja, Kesehatan Mental, dan Pelayanan Prima
Bangka, 14 Agustus 2026 — Dalam rangka memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melaksanakan kegiatan Sosialisasi Psikologi Pegawai pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia dan HKN ke-62, bekerja sama dengan Corien Centre. Peserta sosialisasi adalah seluruh pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dan seluruh Kasubbag TU di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka.
Kegiatan mengangkat tema “Membangun Kinerja, Kesehatan Mental dan Pelayanan Prima” dengan menghadirkan narasumber Corien Akwari Febrianti, S.Psi., M.M., M.Psi., Psikolog, CH, Cht.
Sosialisasi ini menjadi ruang bagi para pegawai untuk memahami pentingnya mengenali potensi diri, meningkatkan kompetensi, menjaga kesehatan mental, serta membangun profesionalisme dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam materi yang disampaikan, peserta diajak untuk mengenali potensi diri yang meliputi kecerdasan, sikap kerja, dan kepribadian. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan dan diterapkan dalam pelaksanaan tugas agar dapat mendukung peningkatan kinerja. Materi juga menekankan pentingnya kecerdasan emosional melalui kemampuan untuk menyadari, mengelola, memahami, dan membangun hubungan dengan orang lain.
Selain itu, peserta mendapatkan penguatan mengenai sembilan aspek kompetensi, yaitu integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi terhadap hasil, pelayanan publik, mengelola perubahan, pengembangan diri dan orang lain, pengambilan keputusan, serta perekat bangsa.
Aspek kesehatan mental juga menjadi salah satu perhatian utama. Pegawai diajak mengenali tanda-tanda kelelahan kerja seperti mudah lelah, sulit berkonsentrasi, mudah tersinggung, dan kehilangan motivasi. Untuk mengelolanya, pegawai didorong menetapkan prioritas, mengambil jeda dan istirahat, mengomunikasikan beban kerja, serta menjaga batas waktu kerja. Salah satu pendekatan yang diperkenalkan adalah STOP: Stop, Tarik Napas, Observe, Proceed.
Materi juga menekankan pentingnya keseimbangan hidup melalui empat pilar, yaitu mental, spiritual, profesional, dan personal. Keseimbangan tersebut diperlukan agar pegawai dapat menjalankan pekerjaan secara profesional tanpa mengabaikan kesehatan, nilai-nilai kehidupan, maupun relasi personal.
Dalam konteks pelayanan kesehatan, peserta juga diberikan penguatan mengenai pelayanan prima melalui prinsip 5S, yaitu Semangat, Senyum, Salam, Sapa, dan Solusi. Prinsip tersebut diarahkan agar pelayanan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian tugas, tetapi juga menghadirkan sikap, komunikasi, dan solusi yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka semakin mampu mengenali dan mengembangkan potensi diri, meningkatkan kompetensi, menjaga kesehatan mental, serta membangun budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada pelayanan.
Kegiatan ditutup dengan penguatan pesan bahwa potensi perlu dikenali, kompetensi ditingkatkan, profesionalisme dijaga, kesehatan mental dirawat, dan pelayanan diberikan dengan hati. Semangat tersebut diharapkan menjadi bagian dari budaya kerja seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dalam memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.
“Berkinerja dengan Kompetensi, Melayani dengan Hati.”
Tuliskan komentar anda :