PERTEMUAN EVALUASI PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PENYEBAB UTAMA KEMATIAN IBU DAN BAYI TINGKAT KABUPATEN BANGKA TAHUN 2026
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih menjadi Fokus perhatian pemerintah dan berbagai pihak, meskipun data terbaru tahun 2020 menunjukan AKI mencapai 189/100.000 KH,sedangkan AKB adalah 17/1000 KH. Pemerintah terus berupaya menurunkan AKI dan AKB melalui berbagai program termasuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak serta penggunaan system informasi digital untuk pemantauan dan pelaporan yang lebih baik. Target Pemerintah berdasarkan RPJMN 2024 adalah penurunan AKI sebesar 183/100.000 KH dan AKB 16/1000 KH. Di Kabupaten Bangka hingga bulan Mei ada 2 kematian ibu hamil dengan penyebab kematian lain-lainnya, sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) hingga bulan Mei 2026 sudah ada 15 Kematian bayi. Setiap kematian dilakukan Audit Maternal dan Perinatal oleh dokter Spesialis Obgyn dan Spesialis Anak. Hari ini tanggal 30 Juni 2026 dilaksanakan kegiatan Pertemuan Evaluasi PKM dan RS dalam Pencegahan dan Penanganan Penyebab Utama Kematian Ibu dan Bayi Tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Kabid Kesmas, Subkoord. Kesga, Puskesmas yang terdiri dokter dan bidan pj Poned/mampu salin dan Rumah Sakit Kabid Pelayanan, Karu Kebidanan dan Perinatal dengan narasumber dr.Dwi Sakti Berlian Besar,Sp.OG dan dr. Reggy Ambardy Dwi Putra,M.Med.Sc,Sp.A. Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan ibu Nora Sukma Dewi,SKM,MKM,M.Biomed,Sc menyampaikan agar RS dan Puskesmas lebih meningkatkan kerjasama yang optimal sehingga AKI dan AKB dapat ditekan serendah mungkin bahkan kalau bisa zero kematian. Selanjutnya beliau juga menyampaikan bahwa Persalinan tertinggi hingga saat ini masih di RS, kemudin klinik, baru Puskesmas. Bila Puskesmas tidak melakukan inovasi dalam pelayanan terhadap ibu hamil dan ibu bersalin, maka bisa jadi ibu hamil akan memilih RS atau Klinik untuk melahirkan. Pertemuan Evaluasi Puskesmas dan RS dalam Pencegahan dan Penanganan Kematian Ibu dan Bayi ini dilakukan setlah pelaksanaan Audit Maternal Perinatal Surveilance Respons (AMPSR). Melalui AMPSR ini dilakukan proses penelusuran dan pengkajian kasus kematian ibu dan bayi secara sistematis. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi penyebab medis dan non medis serta merumuskan rekomendasi perbaikan pelayanan kesehatan untuk mencegah kasus serupa di masa datang. ( Selasa, 30 Juni 2026 )
Tuliskan komentar anda :