KUNJUNGAN KOORDINASI TIM INEY POLTEKKES PANGKALPINANG DALAM TINDAK LANJUT INTERVENSI SPESIFIK GIZI DALAM PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN BANGKA TANGGAL 4 JUNI 2026
Program INEY (Investing in Nutrition and Early Years) adalah Program Pemerintah Indonesia yang didukung oleh Bank Dunia dan Kementerian Kesehatan untuk mempercepat penurunan angka stunting. Fokus program ini pada peningkatan kualitas layanan gizi dan kesehatan bagi remaja puteri, ibu hamil adan anak usia dini.
Kegiatan INEY Fase II ini bekerjasama dengan Poltekkes untuk mendampingi Dinas Kesehatan yang menjadi lokus intervensi spesifik gizi dan terjun langsung mendampingi dan mengedukasi masyarakat. Kabupaten Bangka sebagai salah satu lokus pendampingan program INEY Fase II oleh Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang selain Kota Pangkalpinang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan INEY Fase II di Kabupaten Bangka ini sudah dimulai sejak tahun 2024 sampai tahun 2028, dipilih nya Poltekkes Kemenkes karena merupakan perpanjangan tangan dari Kemenkes di daerah untuk meningkatkan capaian intervensi spesifik stunting.
Ketua Tim INEY Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Ori Pertami, MPH dalam kunjungan koordinasi dengan Dinkes Bangka Hari Kamis tanggal 4 Juni 2026 menyampaikan bahwa tujuan koordinasi yaitu memantapkan kesepakatan Rencana Kerja Bersama Pendampingan antara Poltekkes Pangkalpinang dan Dinas Kesehatan kabupaten Bangka dalam analisis situasi Intervensi spesifik gizi sebagai tindaklanjut Pertemuan Evaluasi INEY di Bekasi tanggal 27 sampai 30 April 2026.
Dalam kunjungan koordinasi ini juga dihadiri oleh PIC INEY Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sari Damayanti, SKM, PIC INEY Dinkes Bangka Desi Yanti. MKM, pengelola program Gizi, Pengelola program Ibu dan Pengelola program Imunisasi.
Berdasarkan Hasil Analisis Situasi Capaian Intervensi Spesifik gizi tahun 2024 dan 2025 dari 11 capaian intervensi spesifik terdapat 3 sasaran intervensi yang menjadi fokus kegiatan pendampingan INEY Poltekkes di Kabupaten Bangka tahun 2026 yaitu Balita (6-59 bulan), Bayi 0-11 bulan dan ibu hamil, dengan Intervensi spesifik Balita T mendapat makanan tambahan, Bayi mendapat Imunisasi Lengkap dan ibu hamil ANC minimal 6 kali (K6).
Kegiatan ini akan dijadwalkan pada bulan Juni sampai oktober 2026 di Puskesmas terpilih sesuai hasil capaian intervensi spesifik yang bermasalah untuk Balita T dapat makanan tambahan lokal adalah Puskesmas Puding Besar / Gunung Muda. Imunisasi Dasar Lengkap di wilayah Puskesmas Penagan dan ANC 6 kali di wilayah Puskesmas Puding Besar.
Selain koordinasi Awal dengan Dinas Kesehatan, Poltekkes akan melakukan Diseminasi analisis situasi dengan Puskesmas terpilih dan kunjungan pendampingan ke sasaran penerima PMT, Imunisasi dan ibu hamil sebanyak 2 kali. Kegiatan Diseminasi ke dua berupa pertemuan Mid point bersama Dinkes dan Puskesmas untuk menyajikan data sementara dan evaluasi tengah program secara daring. Dilanjutkan dengan kunjungan rumah, Monev dan penguatan akhir sebanyak 2 kali. Diseminasi ke 3 setelah kegiatan selesai berupa rekomendasi hasil kegiatan ke Dinas Kesehatn dan Puskesmas.
Kegiatan selanjutnya Poltekkes akan melakukan Diseminasi hasil pendampingan kepada Pemerintah Daerah/OPD, lintas sektor, lintas program terkait hasil intervensi dan rencana intervensi berikutnya dalam percepatan dan pencegahan penurunan stunting di Kabupaten Bangka dalam bentuk Policy Brief dan Fact Sheet. Diharapkan dengan kegiatan pendampingan oleh Poltekkes Pangkalpinang program INEY fase II ini dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Bangka. (Seksi Gizi)
Tuliskan komentar anda :