KEGIATAN MOMAL ( Minum Obat Massal Malaria )
Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka melaksanakan kegiatan Minum Obat Massal Malaria (MOMAL) selama tiga hari, mulai tanggal 19 hingga 21 Agustus 2026, sebagai langkah strategis dalam menekan penularan malaria di wilayah fokus. Program ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanggulangan KLB Malaria yang menjadi prioritas kesehatan masyarakat di Bangka. Kegiatan MOMAL difokuskan di beberapa desa dan kelurahan dengan angka kasus tinggi, yaitu Bukit Ketok, Romodong Indah, Bubus, Batu Atap, serta kawasan tambak udang dan RT 2 Penyusuk. Total sasaran mencapai 850 orang, dengan target cakupan minimal 90%.
Kabupaten Bangka masih menghadapi tantangan serius terkait malaria, dengan 160 kasus tercatat hingga Agustus 2026, mayoritas disebabkan oleh Plasmodium vivax. Faktor risiko utama meliputi keberadaan lagun bekas tambang timah sebagai tempat perindukan nyamuk Anopheles, mobilitas pekerja tambang dan tambak udang, serta perilaku masyarakat yang kurang peduli kebersihan lingkungan. Program MOMAL menggunakan metode Targeted Drug Administration (TDA) dan Intermittent Preventive Treatment for Forest Goers (IPTf) selama 3 siklus dang dengan dosis minum obat selama 3 hari yaitu Obat antimalaria diberikan secara langsung oleh tenaga kesehatan dan kader di lapangan, Pemeriksaan kesehatan pada Masyarakat yang demam dilakukan terlebih dahulu menggunakan RDT untuk memastikan kondisi peserta dan Edukasi tentang pencegahan malaria, penggunaan kelambu, dan pengendalian vektor turut disampaikan. Kegiatan ini melibatkan 24 tenaga kesehatan, 25 kader, serta dukungan lintas sektor dari pemerintah daerah, organisasi profesi, tokoh masyarakat, dan aparat desa. Dana kegiatan bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Kabupaten Bangka serta dukungan pusat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka menegaskan bahwa MOMAL bukan hanya sekadar pemberian obat, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan malaria. Dengan cakupan yang tinggi, diharapkan angka kasus malaria dapat ditekan secara signifikan dan Bangka dapat mempertahankan eliminasi malaria di tingkat kabupaten. Ringkasnya, kegiatan MOMAL 19–21 Agustus 2026 menjadi tonggak penting dalam upaya pengendalian malaria di Kabupaten Bangka, dengan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat sebagai kunci keberhasilan. ( Kabupaten Bangka, 19–21 Agustus 2026 )
Tuliskan komentar anda :