• Home
  • Profil
    Visi dan Misi Kabupaten Bangka Visi Misi dan Motto Dinas Kesehatan Tugas Pokok dan Fungsi Sambutan Kepala Dinas
  • Standar Pelayanan
    SK Kompensasi Keterlambatan Pelayanan Alur Pelayanan Standar Pelayanan Administrasi Alur Pengaduan Maklumat Pelayanan ALUR PELAYANAN Pelayanan Disabilitas Jam Pelayanan Jenis, Waktu dan Tarif Pelayanan
  • Layanan
    Pengaduan e-Survey JENIS LAYANAN LAYANAN PENGADUAN
  • Informasi
    Puskesmas Aplikasi Kami Pengumuman Pendapat Publik Foto Kegiatan Penyulugan Masyarakat Daftar Obat Sirup Aman Hasil Verifikasi Pengujian Produk OTSK yang Telat Diverifikasi Hasil Survey Indeks Kepuasan Masyarakat PERMENPAN NOMOR 15 HASIL PUBLIKASI INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT ( IKM ) TRIWULAN IV TAHUN 2025
  • Galeri
  • Bank Data
shipo

DISEMINASI DAN PUBLIKASI DATA STUNTING TAHUN 2022 SEBAGAI BENTUK AKSI 7 AKSI INTEGRASI STUNTING DI KABUPATEN BANGKA

  • 2022-12-17
  • 0 Likes
  • 0 comments

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka sebagai penanggung jawab Aksi 7 Pengukuran dan publikasi data stunting telah melakukan diseminasi dan publikasi data stunting melalui pertemuan lintas sector dan lintas program yang dilaksanakan pada atanggal 15 November 2022 di Hotel Novilla Sungailiat, Bangka.

Dalam Diseminasi dan publikasi data stunting  dilakukan publikasi hasil analisis prevalensi stunting. Data prevalensi stunting didapat dari hasil pengukuran status gizi balita yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 di seluruh posyandu yang ada di 12 puskesmas Kabupaten Bangka. Data ini di analisis oleh Dinas Kesehatan untuk di publikasikan ke semua Organisasai Perangkat Daerah, kecamatan dan desa. Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka sebagai penanggung jawab publikasi data stunting tingkat kabupaten sudah melaksanakan pertemuan diseminasi dan publikasi data stunting 2022 pada tanggal 15 November 2022 di Hotel Novilla Sungailiat.

Bupati Bangka, Mulkan, SH dan MH, membuka pertemuan ini didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka dr Then Suyanti MM.  Sebagai narasumber adalah bupati Bangka dan wakil bupati Bangka Syahbudin, S,IP, M.tr. IP. Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinkes Provinsi Bangka Belitung, Kepala Bappeda Kabupaten Bangka dan Kepala Dinas KB Kabupaten Bangka.  Peserta berasal dari lintas sector  dan lintas program di Dinas Kesehatan  seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kepala Desa, Kepala Puskesmas, petugas gizi, Kader Pembangunan Manusia (KPM) desa lokus stunting tahun 2022 dan 2023 berjumlah 11  desa  dan  desa lokus stunting 2023 berjumlah  10 desa  yang ada di Kabupaten Bangka.

Dalam sambutannya Bupati Bangka, Mulkan, SH, MH menyatakan bahwa Kabupaten Bangka telah melaksanakan aksi intergrasi dari aksi 1 sampai 7, dimana dalam salah satu aksinya adalah menetapkan desa lokus stunting yang didasarkan kepada data yang diinput dalam master ansit yang berisi 64 indikator dari Perpres No. 72 tahun 2021. Kriteria desa lokus stunting adalah jika memenuhi warna merah dari salah satu data prevalensi stunting dan data jumlah anak stunting, keluarga berisiko stunting dan cakupan layanan program yang belum maksimal  dalam mencapai target yang ditetapkan  di aplikasi web Bangda Kemendagri,  sehingga penetapan desa lokus stunting  dilaksanakan secara transparan.

Materi yang dilakukan secara daring oleh  Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, S.IP, MTr.IP    tentang Pelaksanaan Aksi 7 Pengukuran dan publikasi data  stunting sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Bangka  dalam memperoleh data prevalensi stunting terkini pada skala layanan puskesmas, kecamatan, dan desa. Hasil pengukuran tinggi badan anak di bawah lima tahun serta publikasi data  stunting digunakan untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam gerakan bersama penurunan stunting.

Tujuan pengukuran dan publikasi  data stunting adalah untuk mengetahui status gizi anak sesuai umur di Kabupaten Bangka, mengukur prevalensi stunting di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten/kota secara berkala yang dilaporkan secara berjenjang mulai dari posyandu ke Dinas Kesehatan. Penanggung jawab pengukuran dan publikasi stunting adalah Dinas Kesehatan, untuk itu Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka telah melakukan pengukuran status gizi terutama stunting pada balita.  Kegiatan pengukuran panjang badan atau tinggi badan bersamaan dengan bulan penimbangan balita  terintegrasi dengan pemberian kapsul vitamin A yang  dilakukan dua kali dalam setahun yaitu bulan Februari dan Agustus.  

Aksi 7 dilaksanakan melalui beberapa  tahapan, tahap pertama  Dinas Kesehatan mempersiapkan rencana jadwal pertumbuhan dan perkembangan yang dilaksanakan pada bulan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan setiap bulan Februari dan Agustus,  sebelumnya Dinkes Bangka telah melaksanakan pertemuan persiapan penimbangan yang mengundang kader posyandu, petugas kesehatan dan PKK kecamatan/desa yang dilaksanakan pada bulan Juni 2022.  selanjutnya dilaksanakan pengukuran pertumbuhan dan perkembangan, pengelolaan data pengukuran tinggi badan balita diinput dalam aplikasi elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat ( e-PPGBM) yang di entry oleh petugas gizi dibantu tim entry puskesmas di Kabupaten Bangka, apabila ada data yang bermasalah gizi di konfirmasi dan divalidasi oleh petugas puskesmas dan dinas kesehatan.   Selain data status gizi balita juga diinput data riwayat tindakan terhadap balita yang bermasalah gizi, kemudian  di analisa faktor faktor determinan penyebab masalah gizi  untuk  diintervensi sesuai penyebabnya. Tahap terakhir adalah diseminasi dan publikasi data secara berjenjang mulai tingkat desa, kecamatan dan kabupaten,

Selanjutnya paparan dari Kepala Bappeda Kabupaten Bangka  Ir. Pan Budi Marwoto, M.Si. tentang Evaluasi aksi konvergensi penurunan stunting  yang entry pointnya adalah bagaimana pengelolaan intervensi stunting di Kabupaten Bangka.  Dalam pengelolaan pernikahan  salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah stunting dengan menunda  terjadinya pernikahan usia  muda. Kegiatan ini sudah dilaksanakan dengan melibatkan Kementerian Agama, kerjasama dengan forum kerukunan umat beragama dan perjanjian kerjasama dengan KUA kecamatan untuk memberikan nasehat perkawinan dengan memasukkan pencegahan stunting”.  Pan Budi menambahkan bahwa “Konvergensi stunting dilakukan dengan melibatkan pentahelix yaitu unsur masyarakat, unsur pemerintah, unsur swasta, unsur akademisi dan unsur media”.

Materi dari Bappeda provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memaparkan tentang analisis dan evaluasi aksi konvergensi stunting provinsi  Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung oleh Reza Ashari, Apt. MPH.  Paparan berikutnya  dari Kepala Dinas P2KBP3A  Nurita, S.Sos, tentang peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kabupaten Bangka.

Kasi Kesga Gizi Dinkes Prov Bangka Belitung  memaparkan hasil pengukuran dan publikasi data stunting per kabupaten tahun 2022. Sedangkan Hasil Pengukuran status gizi balita bulan Agustus 2022 di Kabupaten Bangka disampaikan oleh Subkoordinator Gizi Dinkes Bangka.  Berdasarkan hasil pengukuran status gizi di bulan  pemantauan pertumbuhan dan perkembangan Agustus 2022  di Kabupaten Bangka   melalui  aplikasi e PPGBM  secara by name by adderss   yang diunduh tanggal   02  Oktober 2022  dengan sasaran balita  sebanyak  26. 349   anak  dengan jumlah balita yang diukur antropometri sebanyak 24.553   (93,2%) didapatkan prevalensi stunting pada balita sebesar  1.34% (  329  anak), prevalensi stunting baduta (dibawah dua tahun ) sebesar 1.43%   (  99 anak),  prevalensi stunting ini  menurun dari penimbangan  Tahun 2021 sebesar  1.68%  (452)  pada balita dan   1.60% (144) pada baduta dengan jumlah balita yang diukur sebanyak 28.061 balita  (95.7%)  dari 29.316 sasaran balita tahun 2021”.

Berdasarkan  analisis faktor determinan penyebab stunting dapat dilakukan  intervensi yang akan dilakukan oleh puskesmas dan Dinas Kesehatan serta  intervensi sensitif  oleh  OPD terkait.  Faktor determinan   terbanyak adalah  adanya anggota keluarga yang merokok.

Langkah Langkah publikasi  adalah dengan mengidentifikasi  target audiens, tentukan tujuan  publikasi, menyusun rencana publikasi  sesuai pengawasan dan pengendalian. Untuk Kabupaten Bangka,  publikasi data stunting juga didiseminasikan pada pertemuan lintas sector dan lintas program surveilans gizi, rembuk stunting kabupaten, loka karya mini kecamatan dan pada saat monev terpadu di desa lokus stunting serta melalui web Dinkes, Web Puskesmas, kecamatan dan desa serta media elektronik dan media sosial .

Diharapkan dengan adanya diseminasi dan publikasi data stunting di Kabupaten Bangka dapat dipakai menjadi dasar penyusunan  secara lebih terinci kegiatan-kegiatan terkait stunting yang akan dilaksanakan selama bulan berjalan, menggalang kerja sama dan koordinasi antar-petugas Puskesmas (lintas program), dan meningkatkan motivasi petugas petugas Puskesmas dalam pelaksanaan integrasi kegiatan stunting dengan OPD terkait penurunan stunting.

#seksigizidinkesbangka

share:

Tuliskan komentar anda :

Berita Terikini

  • shipo
    REFRESH ILMU KEGAWATDARURATAN PENYAKIT JANTUNG OLEH dr. ENDANG KUSRENI Sp.JP
    2022-08-30
  • shipo
    Rapat koordinasi lintas program penanggulangan KLB DBD di Kabupaten Bangka
    2022-08-31
  • shipo
    BERIKAN PELAYANAN PUBLIK TERBAIK DI BANGKA BELITUNG, KETUA OMBUDSMAN RIKUNJUNGI PEMKAB BANGKA
    2022-08-26

Pelayanan Kesehatan

  • HASIL SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP INOVASI APLIKASI KHUSUS PENJAMAH MAKANAN DAN DEPOT AIR MINUM
  • HASIL SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP INOVASI APLIKASI KHUSUS PENJAMAH MAKANAN DAN DEPOT AIR MINUM
  • LARAS ( Layanan Responsif Aspirasi Kesehatan )

Pengumuman

  • Lowongan Kerja Tenaga Kontrak Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tahap VI
  • Pengumuman Hasil Kelulusan Tes Administrasi Tahap VI DInas Kesehatan Kabupaten Bangka
  • Perpanjangan Penerimaan Calon Tenaga Kontrak Tahap VI Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka
shipo

DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANGKA

Kontak Kami

  • Location: Jl A Yani, Jalur Dua
    Sungailiat, Bangka
  • Email: dinkesbangka@gmail.com
  • Phone: (0717) 92102
  • Whatsapp: 082311448289

Copyright © 2022. All Rights Reserved By Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka.