PELAKSANAAN OPERASI TIMBANG TERINTEGRASI BULAN FEBRUARI DI POSYANDU WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANGKA TAHUN 2020

Salah satu kegiatan utama Program Perbaikan Gizi  adalah pemantauan pertumbuhan dan perkembangan  anak dengan penimbangan berat badan dan  pengukuran panjang/tinggi  badan untuk mengetahui status gizi balita. Tujuannya untuk mendeteksi dini terjadinya masalah kekurangan gizi pada balita sehingga bisa diberikan intervensi segera oleh tenaga kesehatan. Kekurangan gizi terutama pada balita akan menyebabkan terganggunya pertumbuhan fisik, perkembangan  mental dan kecerdasan dan berdampak terhadap kualitas SDM.

Penimbangan dan pengukuran panjang/tinggi badan merupakan salah satu kegiatan pemantauan tumbuh kembang yang rutin dilaksanakan di posyandu,  balita yang hadir dan rutin datang ke posyandu akan mendapat pelayanan gizi , imunisasi, DDTK dan pemberian makanan tambahan penyuluhan, namun tidak  semua balita yang datang ke posyandu dikarenakan orangtua tidak sempat atau bekerja  atau akses dan tempat yang jauh sehingga capaian kunjungan balita atau balita datang dan ditimbang atau (D/S) menjadi rendah, untuk itu dilakukan operasi timbang setiap 2 kali setahun di bulan Februari dan Agustus untuk mengejar target balita yang datang dan ditimbang ke posyandu (D/S). Selain itu dengan operasi timbang merupakan cara yang efektif untuk menemukan masalah kekurangan gizi (BB/U), gizi buruk (BB/TB) dan Stunting (TB/U).

Sejalan dengan hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka sesuai Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/400/2019 tanggal 30 Juli 2019 tentang intergrasi operasi timbang dengan, pemantauan perkembangan, pemberian kapsul vitamin A dan obat cacing  melaksanakan operasi timbang terintegrasi dengan program lainnya kepada semua balita yang tersebar di seluruh posyandu dan PAUD di wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka. Pencatatan dan pelaporannya menggunakan form aplikasi e PPGBM ( elektronik Pencatatan dan pelaporan berbasis gizi masyarakat) oleh petugas gizi puskesmas.

          Menurut Kasi Gizi  Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dari Seksi Gizi Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka untuk mendeteksi masalah  gizi dan menangani kasus gizi yang ditemukan  sesegera mungkin sehingga dapat meminimalisir kasus gizi buruk dan stunting”.  Untuk sumber daya dan logistic sudah tersedia seperti timbangan, papan panjang badan (lengthboard), microtoise,  kapsul vitamin A, obat cacing serta  PMT penyuluhan di masing masing posyandu.

           Pemantauan pelaksanaan  kegiatan operasi timbang seksi gizi melibatkan program terkait lainnya seperti promosi kesehatan, imunisasi, kesehatan anak dan  kecacingan. Diharapkan Petugas gizi melakukan validasi hasil penimbangan dan pengukuran tinggi badan yang dilakukan kader posyandu jika ditemukan kasus gizi supaya data yang dihasilkan valid sehingga dapat menggambarkan besaran masalah gizi di wilayahnya untuk bahan perencanaan dan intervensi gizi.