Data 10 Penyakit Terbanyak 2015 Kabupaten Bangka

10 Penyakit Terbanyak 2015

SINOVIKS “NYAMAN STOP BABS DI BALIK KOCOKAN ARISAN IBU” diundang Kementerian PAN-RB untuk berkompetisi di Tingkat Internasional di ajang UNITED NATIONS PUBLIC SERVICE AWARDS (UNPSA) The Hague Netherlands Belanda

SINOVIKS 2017

            dr. Then Suyanti, M.M Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka didampingi oleh Penulis Sinoviks Susila Wati, SKM M.Kes dan Admin Nora Sukma Dewi SKM... menghadiri undangan kegiatan Forum Reviu Proposal Inovasi Indonesia dalam UNPSA (United Nations Public Service Awards) 2017 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

           “Kita diundang untuk berkompetisi di Tingkat Internasional, khususnya sinoviks yang berhasil masuk Top 35 yaitu Sinoviks Nyaman Stop BABS dibalik kocokan arisan Ibu”, jelas Then. Sinoviks ini terpilih karena tata cara penulisan proposal yang sangat baik, bahkan mendapat predikat Proposal dengan Penulisan Terbaik dan dampak dari kegiatan ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yaitu berupa kenyamanan buang air besar di jamban, penurunan angka kejadian diare serta menurunnya kejadian malaria, bahkan kita mencapai Eliminasi Malaria yang sudah dicanangkan pada tahun 2014.

          “Sinoviks yang lebih dikenal dengan sinoviks arisan jamban ini menceritakan tentang upaya-upaya maksimal Dinas Kesehatan beserta Tim Pokja AMPL Kabupaten Bangka dalam rangka perubahan perilaku tidak sehat masyarakat ke perilaku yang ber-PHBS. Jamban yang dibangun baik oleh Pemerintah maupun Swadaya Masyarakat tanpa adanya proses perubahan perilaku tidak akan berhasil, jamban cenderung tidak “dipakai” oleh masyarakat”, ujarnya.

          “Selain itu, sinoviks ini menceritakan terkait kesetaraan gender di Kabupaten Bangka, yakni arisan jamban yang dimotori oleh ibu-ibu, dikerjakan baik dari proses perencaanaan hingga kegiatan pembangunan jamban sederhana digerakkan dan dilaksanakan oleh mayoritas kaum perempuan” Lanjut Then.

Mengapa perempuan???

           Karena kaum yang paling dirugikan dengan perilaku Buang air besar sembarangan adalah kaum perempuan, anak-anak dan kaum lanjut usia. Mereka dirugikan karena harus membuka aurat di tempat umum saat melakukan BABS, risiko digigit binatang berbisa, risiko dilecehkan dari segi seksual bahkan hingga risiko pemerkosaan.

           Point lain keberhasilan sinoviks ini adalah terkait replikasi dan upaya keberlanjutannya. Arisan jamban yang diawali di desa Kapuk pada awal tahun 2011 telah direplikasi/dilaksanakan juga di desa-desa lainnya di Kabupaten Bangka dan juga di desa-desa di luar Kabupaten Bangka. Kabupaten di luar Bangka Belitung yang pernah berkunjung ke Kabupaten Bangka untuk mempelajari “Strategi Pelaksanaannya” adalah Kabupaten Muaraenim, Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan serta Tim dari Jawa Tengah. Karena keberhasilan program ini tidak sesederhana sebuah “ARISAN JAMBAN” tapi ada strategi pendekatan yang Matang.