PEKAN IMUNISASI NASIONAL (PIN) 2016

Tanggal 8 Maret 2016 sampai dengan 15 Maret 2016 Kementerian Kesehatan Indonesia kembali menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio serentak di seluruh Indonesia. Pencanangan PIN polio dilaksanakan serentak di berbagai daerah.

Dalam program ini, Dinas Kesehatan akan memberikan imunisasi tambahan polio yang mencakup anak usia 0-59 bulan tanpa memandang status imunisasi polio sebelumnya. Peserta PIN 2016 akan diberikan vaksin tetes polio, dan kemudian diberi tinta pada jari kelingking kiri sebagai tanda anak tersebut telah mendapat vaksin polio. Setiap balita akan mendapatkan dua tetes vaksin polio.

Hal itu seperti yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr. Then Suyanti, MM yang menghimbau agar semua balita harus mengikuti pekan imunisasi untuk mendapatkan imunisasi polio.

PIN ini dilaksanankan secara seretak di 12 puskesmas di Kabupaten Bangka. Kegiatan ini dipantau oleh Dinas Kesehatan seluruh team yang terlibat dalam pelaksanaan polio. Pencapaian di hari pertama 21.920 orang, hari ke-2 dengan jumlah 27.451 orang, hari ke-3 28.161 orang, hari ke-4 29.693 orang, hari ke-5 29.788, sedangkan hari ke-6 30.251, hari ke-7 30.653, dan yang terakhir hari ke-8 30.712 orang. Jumlah sasaran Kabupaten Bangka 29.812 orang dengan target yang diinginkan 95%, sedangkan yang tercapai yaitu 30.712 orang dengan persentase 103,10%.

Di hari pertama Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Wakil Bupati Bangka, Drs. Rustamsyah dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr. Then Suyanti, MM  mendatangi pos PIN di TK Pembina dan Pustu di Komplek RRS Sungailiat untuk memberikan vaksin tetes polio kepada anak yang ada di pos PIN tersebut.