PENGHARGAAN KEGIATAN PELAPORAN SATU RUMAH SATU JUMATIK TERCEPAT TAHUN 2017

Demam Berdarah Dengue adalah penyakit infeksi virus akut yang disebabkan oleh virus dengue yang ditandai demam 2-7 hari disertai dengan manifestasi pendarahan, penurunan trombosit, adanya hemokonsentrasi yang ditandai kebocoran plasma (peningkatan hematrokit, asites, efusi pleura, hipoalbuminemia). Dapat disertai gejala-gejala tidak khas seperti nyeri kepala, nyeri otot dan tulang, ruam kulit atau nyeri belakan  boal mata.

Upaya pencegahan terhadap penularan DBD dilakukan dengan pemutusan rantai penularan DBD berupa pencegahan terhadap gigitan nyamuk Aedes aegypti dan albopicus.langkah-langkah yang dilakukan antara lain melakukan pemantauan jentik nyamuk dan PSN 3M Plus disetiap rumah secara rutin untuk memberantas sarang nyamuk.

Pada tahun 2017 Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka telah melaksanakan kegiatan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (GIRIJ) yg telah di lakukan oleh 2 puskesmas yaitu Puskesmas Kenanga dan Puskesmas Belinyu, puskesmas tersebut sudah mendapatkan SK menjadi petugas jumantik dan menjadi wilayah yg endemis DBD.Setiap masing-masing puskesmas menugaskan beberapa petugas jumantik yaitu 1 kader, 1 orang kecamatan. Laporan yang di kumpulkan oleh Puskesmas Kenanga dan Belinyu dalam bentuk form hasil pemantauan jentik, kartu pemeriksa dan formulir data ABJ Supervisor yang di kumpulkan di Dinas Kesehatan Kab.Bangka sangat bagus dan tepat dalam waktu triwulan, setelah laporan hasil G1R1J sudah diterima oleh pengelola program DBD Dinas Kesehatan Kab.Bangka, pengelola program DBD Dinas Kesehatan Kab.Bangka menindak lanjuti hasil data Formulir ABJ Supervisor dengan cara mengirimkan hasil laporan tersebut kepada pengelola program DBD Provinsi setiap triwulan. Untuk tahun 2018 sudah digerakan kePada seluruh puskesmas di Kab.bangka untuk melaksanakan kegitatan Program Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J).